Posted by: Shal Mad | September 20, 2009

Nescafe Tarik, Pall Mall, Dan Berjaga Malam.

Sedang aku membelai perasaan. Sedang daun-daun layu berguguran. Sedang Angin bertiup-tiup tersipu-sipu. Sedang luka itu masih berdarah. Dan awan-awan berarak bermesyuarat. Dan burung pun berterbangan mencari tempat berteduh. Dan asap mulai nipis. Dan aku masih disini.

Barangkali asap masih menebal. Barangkali perasaan masih menagih. Barangkali angin hanya sambil lalu. Barangkali awan hanya mengumpul sisa air. Barangkali bunga yang gugur itu mahu terus hidup. Barangkali hati masih membenci.  Barangkali jiwa masih meronta.

Sesungguhnya asap akan lesap. Sesungguhnya perasaan itu pasti. Sesungguhnya angin akan terus bertiup. Sesungguhnya awan terus membesar. Sesungguhnya yang gugur itu tumbuh kembali. Sesungguhnya jiwa akan tenang.

Masih angin bertiup. Masih asap menipis. Masih membelai perasaan.

Advertisements

Responses

  1. hye there…thanx 4 dropping by my site….do visit again..:p….update lah blog u w ur new writing keyh…:)…kat ur latest en3 ader cakap pasal ‘awek mmg ditakdirkan untuk jadi kawan aku sahaja ker?’…lebih kurang la kan..hehe…..ur mrs right xjumper u lagi 2..maybe she terjumper ngan org yg salah dulu..then baru ler jumper u lak…if u pernah tgk citer p/s i love u then u’ll understand what am saying…cheerss!

  2. Hye kak yaya,
    thx for dropping by…

    Huhuhu tp bagos gak kalo hanya sekadar kawan,
    x de la penin-2 kepala nie…
    hehehe


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: